BANIINNEWS
Kepala Bapenda Provinsi Lampung Slamet Riadi Tegaskan Saibara Perkuat PAD dan Transparansi Pengelolaan Aset Daerah
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Bapenda dan Dispora menyosialisasikan aplikasi Saibara di kawasan olahraga Pahoman sebagai langkah strategis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat transparansi pengelolaan aset daerah. Melalui sistem digital dan pembayaran non-tunai (QRIS), Saibara memastikan setiap transaksi tercatat resmi, akuntabel, serta berkontribusi langsung terhadap pembangunan Lampung. Bandar Lampung (12/08/2026)
Baniinnews
1/13/20261 min read


Baniinnews - Bandar Lampung, Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat transformasi digitaldalam pengelolaan layanan publik dan aset daerah. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung menggelar sosialisasi aplikasi Saibara di kawasan olahraga Pahoman, Kota Bandar Lampung.
Saibara merupakan aplikasi solusi terintegrasi yang dirancang untuk mempermudah akses layanan serta penyewaan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung. Aplikasi ini dihadirkan sebagai upaya mewujudkan tata kelola aset daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Kawasan olahraga Pahoman dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pelaku usaha, khususnya pedagang serta pengguna sarana olahraga.
Melalui Saibara, masyarakat kini dapat melakukan penyewaan sarana olahraga maupun pemanfaatan lahan usaha secara mudah, cepat, dan tanpa birokrasi yang berbelit. Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, secara langsung memberikan pemahaman kepada para pedagang terkait manfaat penggunaan aplikasi Saibara, khususnya dalam sistem pembayaran non-tunai.
“Pembayaran bapak yang Rp 300.000 per bulan nanti bisa pembayarannya melalui aplikasi Saibara ya, Pak. Uang bapak yang Rp 300.000 itu, kalau dianggarkan untuk pembangunan, misalnya untuk bikin jalan dibelikan semen, bisa dapat berapa sak. Artinya, bapak ikut membangun Lampung,” ujar Slamet Riadi saat berdialog dengan pedagang di kawasan Pahoman.
Ia menegaskan bahwa penerapan pembayaran non-tunai melalui QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dan keamanan transaksi, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang dibayarkan tercatat secara resmi dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap, melalui penerapan aplikasi Saibara, partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan aset daerah semakin meningkat, sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan iklim usaha yang tertib, adil, dan berkelanjutan.
Berita Seputar Lampung
Menyajikan berita teks, foto, video, audio.
baniinnews@gmail.com
082177461270
© 2024. All rights reserved.
